Menu

Mode Gelap

Hankam · 3 Aug 2023 23:54 WIB ·

Hajar Pengunjung Sampai Mokat, 5 Oknum Satpam Ancol Ditetapkan Tersangka


					Hajar Pengunjung Sampai Mokat, 5 Oknum Satpam Ancol Ditetapkan Tersangka Perbesar

daulatrakyat.com 5 oknum Satpam Ancol akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan penganiayaan.

Anggota Unit Reskrim Polsek Pademangan telah mengamankan 4 dari 5 orang oknum Satpam Ancol yang diduga melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan, H (42) meninggal dunia.

Kapolsek Pademangan, Kompol Binsar H. Sianturi mengatakan ke-4 tersangka masing berinisial P (36), MH (33), K (43), dan S (31), sedangkan A yang ikut menganiaya korban saat ini sudah masuk DPO (Daftar Pencarian Orang).

“4 orang sudah kami amankan karena kasus penganiayaan berat ini, satu orang lagi sudah masuk DPO dan dalam pengejaran,” kata Binsar di Mapolsek Pademangan, Kamis (3/8/2023).

Kronologis Penganiayaan

Ia mengisahkan, kejadian (penganiayaan) ini terjadi pada Sabtu (29/7/2023) lalu di belakang pos Satpam Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.

“Kejadian mulai pukul 13.01 WIB. Saat itu korban (H) yang diamankan karena dicurigai sebagai copet dibawa ke pos Satpam, di sana diinterogasi dan diminta untuk mengaku sebagai copet,” beber Binsar.

Di saat interogasi itulah korban (H) mendapatkan perlakuan kasar dan pemukulan hingga membuat tak sadarkan diri.

“Korban dianiaya menggunakan tangan kosong, batang bambu dan tali kabel listrik hingga menyebabkan luka parah di sekujur tubuhnya,” ungkapnya.

Usai dianiaya, korban tak sadarkan diri dan hendak dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil.

“Saat hendak dibawa ke rumah sakit, mobil yang digunakan untuk membawa korban (H) malah mogok karena kehabisan bensin,” tukasnya.

Barang bukti yang diamankan oleh petugas antara lain, rekaman penganiayaan CCTV, hasil visum, batang bambu 7 bilah, gayung, 3 unit sepeda motor tersangka, kabel listrik, ember, dan mobil yang digunakan untuk membawa korban.

“Barang bukti semua kita tampilkan di sini,” ujarnya.

Binsar mengimbau kepada satu orang tersangka lagi, A yang saat ini masuk DPO untuk segera menyerahkan diri.

“Untuk A, kami harap untuk segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasa 170 ayat (2) ke-3 KUHP dan 352 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gantikan Bima Arya, Kemendagri Tunjuk Hery Antasari Jadi Pj Wali Kota Bogor  

19 April 2024 - 23:28 WIB

Gantikan Bima Arya, Kemendagri Tunjuk Hery Antasari Jadi Pj Wali Kota Bogor  

PT KAI Resmi Buka Rekrutmen 2024!

18 April 2024 - 22:51 WIB

PT KAI Resmi Buka Rekrutmen 2024!

CPNS 2024:  Cara Daftar untuk Lulusan SMA, Persyaratan dan Linknya 

18 April 2024 - 22:48 WIB

Dibuka September, Ini Formasi CPNS 2023

Harga Kawin Kontrak di Cianjur Rp30-Rp100 Juta!

18 April 2024 - 22:45 WIB

Harga Kawin Kontrak di Cianjur Rp30-Rp100 Juta!

Pengemudi Fortuner Arogan Pakai Nopol Dinas Palsu TNI Ditangkap 

17 April 2024 - 22:11 WIB

Pengemudi Fortuner Arogan Pakai Nopol Dinas Palsu TNI Ditangkap 

Mau Investasi, CEO Apple Tim Cook Bertemu Jokowi 

17 April 2024 - 22:00 WIB

Mau Investasi, CEO Apple Tim Cook Bertemu Jokowi 
Trending di Hankam