Menu

Mode Gelap

Hot News · 21 Aug 2023 22:19 WIB ·

Kasus Bayi Tertukar di Bogor: Dua Keluarga Test DNA


					Kasus Bayi Tertukar di Bogor: Dua Keluarga Test DNA Perbesar

daulatrakyat.comKasus bayi tertukar di Bogor antara pasien A (Siti Mauliah) dengan pasien D mulai terbuka.

Hari ini keduanya melakukan test DNA di Pusat laboratorium Forensix Polri di wilayah Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor pada Senin, 21 Agustus 2023.

“Proses test DNA di Puslabfor di Sentul berjalan lancar dan yang ditest dari orang tua dari ayah ibu dan anak. Terus kita kooperatif sesuai arahan Kapolres Bogor,” ungkap Kuasa Hukum pasien D, Mikhael P Sigalingging, Senin 21 Agustus 2023.

Ia mengatakan, kliennya sejauh ini menunggu hasil test DNA dan pihaknya yakin hasil dari Puslabfor independen tidak memihak pasien D, ibu S, atau Rumah Sakit (RS) Sentosa.

“Jadi kita tunggu hasilnya seperti apa, mungkin setelah hasil test DNA keluar, barulah kita bisa tentukan langkah apa yang bisa kita tempuh,” jelasnya

Sejauh ini, menurut dia, kliennya lebih tenang, namun masih dalam keadaan shock.

“Karena masih tidak percaya dengan apa yang muncul diberita adanya dugaan bayi tertukar khususnya tertukarnya kepada klien kami,” ujarnya.

Tapi setelah tim kuasa hukum berembuk dengan keluarga dan mencoba menenangkan, akhirnya mau test DNA.

“Tinggal bagaimana hasil keluarnya seperti apa test DNA,” tambahnya.

Namun yang harus digaris bawahi, mau hasil test DNA nya identik antara kliennya (pasien D) dengan anaknya yang berada dalam pengasuhan klien tersebut, ataupun tidak identik sebenarnya yang harus dicermati, keduanya sama-sama korban.

“Yang harus dicermati baik ibu S dan ibu D sebenarnya korban dari adanya dugaan kelalaian rumah sakit meskipun belum ditetapkan oleh jajaran Polres Bogor,” tegasnya menjelaskan perkembangan kasus bayi tertukar di Bogor tersebut.

Bahkan berdasarkan informasi dari kliennya, kata dia, dari mulai masuk sampai keluar seluruh peraturan dari rumah sakit sudah dijalankan.

Seperti contoh adminitrasi, peraturan orang tua kenunggu di kamar bersalin semua sudah dijalankan oleh kliennya.

“Permasalahan adanya dugaan kelalaian harusnya rumah sakit. Yang mengeluarkan SOP mereka,” imbuhnya.

Selain itu, ia masih menunggu hasil test DNA beberapa hari ke depan dari pihak Puslabfor Polri.

“Kami dapat koordinasi dari Puslabfor itu tiga sampai 7 hari, cuma kami kuasa hukum akan follow up kembali ke polres bogor,” kata Mikhael.

Sementara, kuasa hukum Siti Mauliah (37) Rusdy Ridho menambahkan,  kliennya sudah melakukan test DNA silang di Puslabfor Polri, dihadiri oleh pihak pasien D beserta keluarga.

Karena yang ditest ini, ibu, bapak, dan anaknya dan nanti prosesnya disilang.

“Untuk proses pengambilannya melalui swab di mulut, jadi yang diambil swab bukan darah,” kata Rusdy.

Rusdy mengungkapkan untuk hasil tes DNA tiga hari.  Nanti akan ditanyakan lebih jelas kapan hasil dari test DNA, dan berharap lebih baik dan cepat.

“Harapan sebenarnya bahwa proses terpenting adalah, ketika sudah mengetahui hasil dan bagaimana proses transisi pertukaran antara  pertukaran dua bayi dari kedua keluarga,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cuaca Ekstrim, Bogor Dikepung Banjir dan Longsor

1 December 2023 - 16:26 WIB

Cuaca Ekstrim, Bogor Dikepung Banjir dan Longsor

BRI Boyong 3 Penghargaan TOP BUMN Award

1 December 2023 - 16:22 WIB

BRI Raih 2 Penghargaan di CSA Awards 2023

30 November 2023 - 20:23 WIB

BRI Berpartisipasi Aktif pada Pameran FIN Expo 2023

GEMATI Bawa Gebrakan Peningkatan Gizi Anak di Trenggalek

30 November 2023 - 18:48 WIB

GEMATI Bawa Gebrakan Peningkatan Gizi Anak di aTrenggalek

BRI Optimis Menutup Tahun 2023 dengan Kinerja Cemerlang

30 November 2023 - 15:09 WIB

Kepemimpinan Hebat Hasilkan Kesuksesan Transformasi BRI

Syarat dan Ketentuan Kompetisi BRI Write Fest 2023

29 November 2023 - 18:06 WIB

Cek Syarat dan Ketentuan Kompetisi BRI Write Fest 2023
Trending di Hot News