Menu

Mode Gelap

Hankam · 22 Aug 2023 21:37 WIB ·

Megawati Komentari Putusan MA Korting Vonis Ferdy Sambo


					Megawati Komentari Putusan MA Korting Vonis Ferdy Sambo Perbesar

daulatrakyat.comMantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri terheran-heran dengan putusan hukum Ferdy Sambo yang mendapat discount.

Pernyataan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri itu membuat pernyataan yang jadi perhatian publik.

Ia menyinggung soal permohonan kasasi Ferdy Sambo di kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir Yosua dikabulkan Mahkamah Agung (MA).

Sambo diketahui kini hanya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dari sebelumnya hukuman mati.

Megawati mengaku heran dengan adanya putusan MA tersebut terhadap Ferdy Sambo.

Bahkan ia mengkritisi kondisi hukum yang ada di Indonesia kekinian, seiring dengan kasus Sambo tersebut.

Hal itu disampaikan Megawati dalam sambutannya di acara sosialiasi yang digelar oleh BPIP di Tribrata Dharmawansa, Jakarta Selatan, Senin (21/8/2023).

“Tapi ada juga jenderal, makanya aku nyentil itu pak Sambo, kok anak buah sendiri dibunuh? Udah gitu saya mikir gini hukum Indonesia ini hukum apa ya sekarang? lho saya bukan orang hukum lho, tapi kan saya bisa mikir lho, ini apa benernya,” kata Megawati.

Ia pun mempertanyakan, mengapa bisa vonis hukuman Sambo justru mengalami pengurangan.

“Sudah dua pengadilan, yang tingkat pertama hukuman mati, yang kedua hukuman mati, masuk ke MA eh kok pengurangan hukuman?,” tuturnya.

Kendati begitu, Megawati mengaku menghormati putusan MA tersebut. Namun Ketum PDIP itu masih heran dan mempertanyakan mengapa bisa vonis hukuman dikurangi.

“Bagi saya, saya menghormati Mahkamah yang namanya Agung, saya menghormati Mahkamah Konstitusi yang meskipun itu saya yang buat, bayangin saya ini sebagai presiden banyak lho buat ini,” tuturnya.

“Seperti itu, lho kok bisa dikasih apa namanya pengurangan hukuman. saya sampai mikir begini, anak orang begini, meskipun dia prajurit atau apa itu, apa karena nilainya hanya prajurit, hah?,” sambungnya.

Putusan Mahkamah Agung atas Vonis Ferdy Sambo

Untuk diketahui, Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan oleh Ferdy Sambo di kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir Yosua. Walhasil, Sambo kini hanya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

“Pidana penjara seumur hidup,” bunyi putusan kasasi dilansir dari situs MA, Selasa (8/8/2023).

Untuk diketahui, Sambo mengajukan kasasi atas vonis mati yang dijatuhkan atas dirinya di kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua.

Pejabat Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) Djuyamto menyebut kasasi dilayangkan Sambo pada 12 Mei 2023 lalu.

“FS telah ajukan permohonan kasasi pada tanggal 12 Mei 2023,” kata Djuyamto kepada wartawan, Senin (22/5/2023).

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menolak permohonan banding Ferdy Sambo yang divonis pidana mati terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

“Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tanggal 13 Februari 2023 Nomor 796/Pid.B/2022/PN JKT.SEL yang dimintakan banding tersebut,” ujar Hakim Ketua Singgih Budi Prakoso di ruang sidang Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Rabu (12/4/2023). (suara.com)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PT KAI Resmi Buka Rekrutmen 2024!

18 April 2024 - 22:51 WIB

PT KAI Resmi Buka Rekrutmen 2024!

CPNS 2024:  Cara Daftar untuk Lulusan SMA, Persyaratan dan Linknya 

18 April 2024 - 22:48 WIB

Dibuka September, Ini Formasi CPNS 2023

Harga Kawin Kontrak di Cianjur Rp30-Rp100 Juta!

18 April 2024 - 22:45 WIB

Harga Kawin Kontrak di Cianjur Rp30-Rp100 Juta!

Pengemudi Fortuner Arogan Pakai Nopol Dinas Palsu TNI Ditangkap 

17 April 2024 - 22:11 WIB

Pengemudi Fortuner Arogan Pakai Nopol Dinas Palsu TNI Ditangkap 

Mau Investasi, CEO Apple Tim Cook Bertemu Jokowi 

17 April 2024 - 22:00 WIB

Mau Investasi, CEO Apple Tim Cook Bertemu Jokowi 

Tiga Opsi Putusan MK Versi Denny Indrayana yang Akan Dibacakan Senin 22 April 2024 

16 April 2024 - 20:12 WIB

Tiga Opsi Putusan MK Versi Denny Indrayana yang Akan Dibacakan Senin 22 April 2024 
Trending di Hankam