Menu

Mode Gelap

Hankam · 6 Dec 2023 19:40 WIB ·

Diintimidasi, Butet Kartaredjasa Beberkan Fakta di Taman Ismail Marzuki


					Diintimidasi, Butet Kartaredjasa Beberkan Fakta di Taman Ismail Marzuki Perbesar

daulatrakyat.com – Budayawan Butet Kartaredjasa diintimidasi geger. Ia pun akhirnya bicara soal itu.

Kabar soal Butet Kartaredjasa diintimidasi itu meluas bahkan menjadi bahan diskusi sejumlah tokoh.

Bute akhirnya curhat. Dia mengungkapkan perasaannya kehilangan kemerdekaan dalam menuangkan karyanya setelah mengalami intimidasi ketika mengadakan acara di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Butet menyampaikan hal ini saat berpartisipasi dalam acara mimbar bebas bertema “Gerakan Mahasiswa Selamatkan Demokrasi” di kampus Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (6/12/2023).

Dalam dialog dengan awak media di Untag Surabaya, Butet mengeluhkan pembatasan atas kebebasan berekspresi yang seharusnya dijamin oleh Undang-Undang Dasar (UUD).

Menurutnya, seni di ruang publik merupakan hak masyarakat secara luas, sebagaimana disebutkan dalam amanah kongres kebudayaan oleh Ditjen Kebudayaan.

Butet juga menyoroti permintaan dari aparat kepolisian untuk menghindari pembahasan politik selama berada di atas panggung.

Ia menganggap hal ini sebagai bentuk intimidasi tidak langsung yang menghambat kebebasan seni.

Meskipun Butet menyatakan hanya menyampaikan fakta dan tidak bersikeras menuduh polisi sebagai alat negara yang mengintervensi kehidupan publik.

Namun, ia mencatat bahwa surat perintah tersebut menyebutkan larangan berbicara politik, yang menurutnya merupakan tindakan intimidasi.

Butet percaya bahwa masyarakat Indonesia memiliki kecerdasan untuk menilai sendiri arah terkait larangan berbicara politik.

Meski tidak merinci konteks secara jelas, ia meyakinkan bahwa masyarakat dapat memahaminya.

“Tapi jangan lupa, di dalam lampiran surat itu disebutkan, saya harus berkomitmen tidak berbicara politik. Apa itu kalau bukan dinamakan intimidasi,” tambah Butet.

Sebelumnya, Butet mengalami intimidasi saat menggelar pertunjukan teater ‘Musuh Bebuyutan’ pada 1 dan 2 November 2023.

Ia diminta menandatangani surat yang melarang pembahasan politik, kampanye, serta simbol pemilu selama pertunjukan.

Dalam 41 kali pertunjukan sebelumnya, Butet tidak pernah mengalami pembatasan serupa, dan hal ini memicu pertanyaannya terkait pelarangan berbicara politik.

Kapolres Metro Jakarta Pusat membantah adanya intimidasi atau intervensi terkait materi pertunjukan seniman tersebut di Taman Ismail Marzuki.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Disetujui Jokowi, Gaji Bawaslu dan Tunjangannya Capai Puluhan Juta

15 February 2024 - 17:01 WIB

OPINI: Beras Langka di Pasar, Pemerintah Harus Jujur Soal Stok Beras

13 February 2024 - 16:57 WIB

Beras Langka di Pasar, Pemerintah Harus Jujur Soal Stok Beras

Petani Milenial Nilai Keberpihakan Pemerintah Terhadap Pertanian Masih Minim

12 February 2024 - 16:11 WIB

4 Polisi Datangi Rumah Habib Rizieq Shihab Bawa Pesan Dari Kapolri   

9 February 2024 - 23:19 WIB

Habib Rizieq Jawab Perbedaan Pilihan di Pilpres 2024 dengan Ijtima Ulama

Kasus Bayi Tertukar di Bogor Berakhir Damai

8 February 2024 - 19:20 WIB

Kasus Bayi Tertukar di Bogor Berakhir Damai

Demo Pemakzulan Jokowi Berakhir Ricuh

7 February 2024 - 22:46 WIB

Demo Pemakzulan Jokowi di Jakarta Ricuh!
Trending di Hankam