Menu

Mode Gelap

Politik · 21 Feb 2024 15:55 WIB ·

Beres Coblosan,  Rumah Ketua KPPS Dibom!


					Beres Coblosan,  Rumah Ketua KPPS Dibom! Perbesar

daulatrakyat.com – Rumah ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS dibom pasca pemungutan suara. Kejadian itu heboh dan jadi sorotan publik.

Rumahnya berada tepat di Dusun Timur RT 01 RW 03, Desa Nyalabuh Daya, Kabupaten Pamekasan.

Kediamannya berantakan. Belum diketahui siapa pelaku dan motif kejadian itu. 

Polisi turun dan melakukan olah TKP di rumah yang dibom orang tak dikenal itu.

“Kami sudah menerjunkan tim khusus dari Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk mendukung upaya penyelidikan yang dilakukan petugas Kepolisian Resor Pamekasan,” kata Kepolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Imam Sugianto di Surabaya, Selasa (20/2/2024).

Imam menyebut jika bom yang dilemparkan ke rumah Kusairi (52) tersebut, merupakan bom ikan sejenis bondet.

“Sudah kita identifikasi bahan dasarnya (peledak) kalau tidak salah dari bom ikan ya, bondet,” ujar Imam.

Jenderal bintang dua polisi itu berharap motif teror terhadap rumah Ketua KPPS di Pamekasan dalam waktu dekat bisa segera terungkap. 

Begitu pula dengan pelaku juga secepatnya dapat ditangkap.

“Mudah-mudahan motif sama pelaku yang sedang didalami sama tim dalam waktu tidak terlalu lama, mudah-mudah dapat kita ungkap, doakan saja,” ujar dia berharap.

Dia menyampaikan dalam peristiwa itu tidak ada korban, baik luka-luka maupun meninggal dunia. 

Namun, pihaknya menegaskan akan bekerja keras mengungkap motif di balik aksi yang telah mengguncang kondusivitas pasca-Pemilihan Umum 2024 di Pamekasan.

“Kita belum tahu motifnya. Kita tidak usah berandai-andai, biarkan tim bekerja dulu,” ucapnya seperti diberitakan suara.com.

Sampai saat ini, sudah ada beberapa orang yang dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan. 

Hanya saja dari semua keterangan yang diperoleh di lapangan, petugas kepolisian belum mendapat petunjuk yang mengarah ke pelaku pelemparan bondet.

“Biarkan tim penyidik Polda Jatim me-back up Polres Pamekasan. Tim sedang bekerja kita tunggu saja,” kata Kapolda Jatim.

Kronologis kejadian rumah Ketua KPPS Dibom

Seperti diketahui, rumah Kusairi, Ketua KPPS yang juga berprofesi sebagai guru asal Dusun Timur RT 01, RW 03, Desa Nyalabuh Daya, Kabupaten Pamekasan, dilempar bom.

Pelemparan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, pagi tadi. 

Akibatnya, rumah Kusairi rusak. Terutama bagian teras, genting serta plafon kamar.

Saat ledakan berlangsung, Kusairi diduga sedang tidak berada di rumah. 

Sehingga peristiwa ini tidak menyebabkan jatuhnya korban. Kendati demikian, kerugian material ditaksir belasan juta rupiah.

Menanggapi kejadian pengeboman itu, korban Kusairi pun bertanya-tanya alasan rumahnya menjadi sasaran teror bom ikan. 

Kusairi mengaku tidak mempunyai masalah apa pun dengan warga setempat. 

“Saya tidak punya masalah apa pun dengan warga setempat, orang niat jelek ke saya, saya tidak tahu juga,” kata Kusairi  pada Selasa (20/2/2024).

Namun demikian, ia memastikan bahwa insiden pengeboman tersebut tidak berkaitan dengan Pemilu 2024. 

Sebab, kata dia, saat proses pencoblosan di TPS dusun setempat, tidak ada masalah apa pun.

“Yang jelas selama proses pencoblosan di TPS sini, saya menjalankan sesuai aturan, artinya tidak ada kecurangan apa pun,” ucap Kusairi.

Selain itu, Kusairi juga memastikan tidak ada warga setempat, KPPS, dan pendukung calon presiden atau pendukung calon anggota legislatif yang cekcok soal penghitungan suara.

Selanjutnya, kata Kusairi, dapat dipastikan tidak ada konflik apa pun setelah penghitungan suara di TPS setempat.

Kusairi pun mengaku sebelumnya tidak mengalami intimidasi dari oknum atau tokoh masyarakat setempat agar memenangkan salah satu capres atau caleg tertentu pada hari pencoblosan.

Ia mengatakan, menjelang hari pencoblosan Pemilu 2024, dirinya aktif keliling kampung dan balai desa setempat untuk bertemu temannya.

Pada saat pertemuan berlangusung, Kusairi memastikan tidak memiliki masalah apa pun dengan temannya maupun masyarakat setempat.

“Misal ada orang niat jelek dan benci ke saya, kenapa tidak mencelakai saya saat berjalan keliling kampung, karena saya selalu bepergian sendirian. Di situ anehnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kusairi mengungkapkan serangan bom yang dialamatkan ke rumahnya tersebut tidak diketahui. 

Sebab, saat kejadian para penghuni rumah sedang tidur. “Saya bangun tidur karena mendengar suara ledakan,” tutur Kusairi.

Setelah mendengar ledakan tersebut, Kusairi langsung menuju bagian depan rumahnya. 

Menurutnya, bukan hanya dirinya yang saat itu keluar rumah usai terjadi ledakan. 

Para tetangganya, kata dia, juga keluar dari rumahnya karena mendengar ledakan itu. 

Ternyata, bagian belakang rumah Kusairi sudah hancur.

“Saya tahunya dari tetangga jika rumah belakang sudah hancur. Kebetulan lampu padam karena efek ledakan tersebut,” ujar Kusairi.

Setelah penyerangan bom terhadap rumah Kusairi, polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP.*””

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

7 Kandidat Cagub Jabar 2024 Paling Potensial Selain Ridwan Kamil

18 April 2024 - 22:41 WIB

Ridwan Kamil Beberes di Hari Terakhir Jadi Gubernur Jabar

Ramai-ramai Jadi Amicus Curiae di Mahkamah Konstitusi

17 April 2024 - 22:03 WIB

Ramai-ramai Jadi Amicus Curiae di Mahkamah Konstitusi

Kandidat Calon Bupati Bogor 2024 Ade Wardhana Perkenalkan Bogor Ke Jerman

16 April 2024 - 20:15 WIB

Kandidat Calon Bupati Bogor 2024 Ade Wardhana Perkenalkan Bogor Ke Jerman

Singgung Jokowi, Gibran Diomelin Prabowo saat Lebaran di Kartanegara 

13 April 2024 - 21:37 WIB

Singgung Jokowi, Gibran Diomelin Prabowo saat Lebaran di Kartanegara 

Kang Dimas Silaturahmi dengan Klub Motor Untuk Wujudkan Kota Bogor yang  Kondusif 

12 April 2024 - 20:41 WIB

Kang Dimas Silaturahmi dengan Klub Motor Untuk Wujudkan Kota Bogor yang  Kondusif 

Disiapkan Istana, Jokowi – Megawati Akan Bertemu di Acara Halal Bihalal

12 April 2024 - 20:35 WIB

Disiapkan Istana, Jokowi - Megawati Akan Bertemu di Acara Halal Bihalal
Trending di Politik