Calon Walikota Bogor dan Semarang ‘Koalisi’, Makan Bareng di Sempur

Calon Walikota Bogor dan Semarang 'Koalisi', Makan Bareng di Sempur
Calon Wali Kota Semarang, Ade Bhakti (kiri) dan Calon Wali Kota Bogor Dedi Rachim (kemeja warna krem).

daulatrakyat.com- Setiap langkah kandidat Calon Kepala Daerah menarik untuk disimak menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar pada 27 November 2024 nanti.

Kabar menarik terjadi pada Senin malam, 3 Juni 2024. Dua orang calon wali kota ‘koalisi’ duduk berdampingan dan makan bareng di sebuah cafe di bilangan Sempur, Kota Bogor.

Read More

Mereka adalah Dedie Rachim sebagai kandidat Calon Wali Kota Bogor dan Ade Bhakti sebagai kandidat calon Wali Kota Semarang.

Pertemuan keduanya nampak sangat akrab. Sambil menyantap makanan, mereka ngobrol asyik tentang segala hal.

Sekadar informasi, Ade Bhakti bukan kader partai politik. Ia sebelumnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni mantan Camat Gajahmungkur, Semarang. Kemudian pernah menjadi Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang. Lantas ia diusung sejumlah partai politik karena populer di kalangan milenial.

Lain halnya dengan Dedie Rachim yang sudah menjabat Wakil Wali Kota Bogor. Dedie kembali mencalonkan diri menjadi Calon Wali Kota Bogor yang ingin meneruskan ‘Bogor Beres’.

Dedie dikenal ASN yang memiliki track record positif dan termasuk pejabat pertama dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah maju di Pilkada dengan jabatan terakhirnya sebagai Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi (PJKAKI).

Pertemuan dua tokoh di ‘Kota Hujan’ yang akan bertarung di Pilkada 2024 itu semakin menguatkan keseriusan keduanya menata daerahnya masing-masing. Belum diketahui maksud sebenarnya, apalagi Ade Bhakti rela datang jauh-jauh dari Kota Semarang menemui Dedie Rachim.

“Silaturahmi dan sharing-sharing saja,” ucap Ade Bhakti usai pertemuan.

Meski demikian, Ade Bhakti tak menampik dirinya sedang melakukan safari politik dan maju dari PSI yang kini sedang penjajakan dengan Gerindra.

Di Kota Bogor sendiri sejumlah kandidat Calon Wali Kota telah bermunculan, baik dari kader internal dan eksternal parpol.

Dedie Rachim mengaku saat ini sedang intens melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol untuk pengusungan dirinya, di mana tiga parpol sudah mengusungnya yakni PAN, Demokrat dan PSI, serta sinyal bergabungnya Golkar.

Dengan demikian, pertemuan ‘tak biasa’ dua calon walikota tersebut menambah tren cairnya komunikasi politik yang diperlihatkan calon kepala daerah dan parpol.***

(Acep Mulyana)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *