daulatrakyat.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor mengadakan acara Public Hearing Bakal Calon Walikota Bogor dengan tema “Siapa Pantas Pimpin Kota Bogor ke Depan” di Taman Ekspresi, Sempur, Bogor Tengah, pada Sabtu 1 Juni 2024.
Acara ini dihadiri oleh berbagai calon walikota, termasuk Sendi Fardiansyah, Eka Maulana, Aji Jaya Bintara, Jenal Mutaqin, Regina Andriane, Atang Trisnanto, dan Halim Dermawan.
Dalam acara ini, para calon walikota memaparkan visi dan misi mereka di hadapan masyarakat yang hadir. Salah satu calon, Aji Jaya Bintara, memberikan perhatian khusus pada isu pengangguran di Kota Bogor.
Dalam pemaparan, pria yang akrab disapa Kang Jaya ini menyampaikan, beberapa program unggulan yang telah disiapkannya untuk mengatasi masalah pengangguran.
Program Mengatasi Pengangguran di Kota Bogor
Kang Jaya memberikan “Kartu Bogor Kerja” sebagai strategi pertama untuk mengatasi pengangguran.
“Dengan kartu ini, masyarakat yang belum bekerja atau yang terkena PHK bisa mendaftar ke RT/RW dan kemudian mengambil kartu tersebut di kantor walikota. Ini akan memudahkan mereka dalam mencari pekerjaan,” jelas Kang Jaya kepada Bogordaily.net.
*Kerjasama dengan Industr*
Strategi kedua adalah menjalin kerjasama dengan industri-industri strategis di Jabotabek dan di luar Jabodetabek.
“Kami akan memastikan bahwa ada lebih banyak peluang kerja bagi warga Kota Bogor melalui kemitraan ini. Industri-industri tersebut akan membantu menyerap tenaga kerja dari Bogor,” tambahnya.
*Program Sami Semi*
Yang ketiga, Kang Jaya memperkenalkan program “Sami Semi”, yang merupakan singkatan dari “Satu Miliar untuk Seratus Milenial”.
“Program ini akan memberikan modal sebesar Rp 10 juta kepada seratus milenial di setiap kecamatan untuk memulai usaha mereka sendiri. Ini adalah langkah konkret untuk mendorong kewirausahaan dan mengurangi pengangguran,” terang Kang Jaya.
Kang Jaya menegaskan bahwa program-program ini menjadi prioritas dalam upayanya mengatasi pengangguran di Kota Bogor.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga Bogor memiliki kesempatan untuk bekerja dan berusaha,” ungkapnya.
Acara Public Hearing ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Mereka menyambut baik kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan calon pemimpin mereka dan mendengarkan visi misi.
Dengan berbagai visi dan misi yang dipaparkan oleh para calon walikota, masyarakat Kota Bogor kini memiliki gambaran yang lebih jelas tentang siapa yang pantas memimpin Kota Bogor ke depan.***
(Ibnu Galansa)





